Penataan arsip tidak semudah membalikan telapak tangan. Perlu adanya suatu proses tertentu agar arsip tertata rapih dan mudah ditemukan apabila diperlukan. Bermula dari arsip kacau, langkah pertama yang kita lakukan adalah penyiangan arsip atau memilah arsip berdasarkan asal usul arsip tersebut dan dikelompokkan berdasarkan abjad atau angka. Setelah ditata berdasarkan asal arsip dan disusun berdasarkan abjad/angka, maka arsip tersebut discan dan selanjutnya dibuatkan digitalisasi arsip yaitu membuat daftar berkas arsip dan daftar isi berkas, untuk memudahkan pencarian dalam sistem maupun tempat fisik. Kemudian arsip tersebut dimasukan kedalam map/folder arsip.
Agar arsip didalam folder tersebut tetap lurus dan tegak, selanjutnya dimasukkan ke dalam boks arsip dan diberi label sebagai penanda agar jika diperlukan mudah ditemukan. Namun sebelum dimasukan kedalam boks, folder tersebut diberi kode atau nomor folder.
Terakhir adalah penyimpanan boks yang telah diberi label kedalam rak arsip (Racking). Penataan boks arsip pada rak disusun berdasarkan urutan kode klasifikasi arsip dan urutan nomor boks.
Sutanto, Udin Kamarudin